1. PBLauncher
Terinfeksi virus, Biasa Virus kategori Ringan [Trojan,
W32/sality/Kido] Ini bisa d perbaiki dengan melakukan menghapus File
Utama PB / mengUNINSTAL PB yang ada dan lakukan Instal Patch Update
terbaru terbaru / dengan melakukan Copas dari Komputer yg msh bisa
jalan.
Klo Cara di atas tetap tidak bisa pakai cara kedua
2.
System
Komputer[Directory C:].terkena virus conflicker [Trojan,
W32/sality/Kido] Klo virus ini sudah menjangkit kmputr terlalu dalam
akan membuat file autorun/Exe automatis pada dir C: apalagi klo kmputer
terhubung dengan jaringan/LAN virus akan cukup cpt menyebar melalui file
Sharing
Gejala di komputer yang bisa dilihat adalah:
1.
Tidak bisa akses domain name web security & tidak bisa update
antivirus.
Ini salah satu ciri khas dari conficker. Coba cek dengan
akses pada beberapa web security Berikut
*
http://www.microsoft.com/
* http://www.kaspersky.com/
*
http://www.norman.com/
Bandingkan dengan akses melalui ip
dari web tsb.
* http://65.55.12.249/ [Microsoft]
*
http://195.27.181.34/ [Kaspersky]
* http://87.238.48.130/ [Norman]
Jika
browser anda tidak bisa mengkases situs tersebut di atas dengan
mengetikkan alamat situsnya TETAPI bisa diakses jika mengetikkan alamat
Ipnya, maka yakin bahwa kompternya terinfeksi Conficker (99 %). Hal ini
dilakukan oleh Conficker dengan cara melakukan patch pada DNS Query,
sehingga jika mengakses DNS tertentu akan diblok oleh conficker.
2.
Mematikan dan men-disabled beberapa Service Windows.
Untuk
memudahkan infeksi secara efektif, Conficker mematikan beberapa services
seperti Automatic Updates (wuauserv), Background Intelligent Transfer
Service (BITS), Error Reporting Service (ERSvc), Help and Support
(helpsvc), Security Center (wscsvc).
3. Membuat service baru dan
berjalan dengan mendompleng svchost.
Hal ini bertujuan agar mudah
aktif dan menginfeksi komputer lain serta mendownload file virus.
4.
Membuat rules firewall baru.
Hal ini digunakan agar conficker dapat
keluar (menginfeksi komputer lain) dan masuk (update virus baru) dengan
mudah. Conficker menggunakan port antara 1024 s/d 10000. jika port yang
digunakan virus sama dengan program aplikasi kita, maka aplikasi
tersebut akan terganggu.
5. Membuat scheduled task.
Hal ini
digunakan agar tetap running pada komputer yang terinfeksi. Agar
optimal, Conficker membuat beberapa scheduled task agar running setiap
saat.
6. Disable Show Hidden File & System Restore.
Hal
ini digunakan agar korban tidak mudah melakukan pembersihan pada virus
yang sudah masuk dan berhasil menginfeksi komputer maupun drive flash /
external.
7. Disable System Restore.
Beberapa tool
yang bisa membantu dalam membersihkan Komputer :
1) Kaspersky AVP
Removal Tool
2) Norman Malware Cleaner [ini yg saya pakai]
Karena
kmptr yg terinfeksi g bisa download software ini jd hrus mendwonload
dari kmptr yg bisa buka "norman.com" dan simpan dengan nama "Norman
Malware Cleaner.cmd" jgn EXE nti g bisa jaln d kmptr yg terinfeksi
virus. nb : download dari situs resminya yang up to date
3) McAfee
AVERT Stinger
4) Microsoft Malicious Software Removal Tool
Cara
Mengatasi :
1. Matikan System Restore & Lepas koneksi LAN /
Jaringan
2. Buka Notepad Copykan Script Berikut Dan Save Dng Nama =
repair.inf
3. Restart komputer yg ter infeksi tekan F8 masuk
Safe Mode double Klik "Norman Malware Cleaner.cmd" yg sudah anda
download tadi karena dalam keadaan safe mode jadi agak lambat prosesx
tunggu aja 15 menit pasti kebuka Lalu start scan tunggu sampai selesai
(lama mode on)
4. Setelah Selesai Scanx , Klik kanan Repair.Inf pilih
Install
5. Restart Komputer
6. Coba tancapkan lagi LAN &
Jalankan PB sekali lagi
Subscribe to:
Post Comments (Atom)




No comments:
Post a Comment